Perbedaan TOEFL, IELTS, TOEIC, dan TEFL

Perbedaan TOEFL, IELTS, TOEIC, dan TEFL
 
TOEFL
            TOEFL itu singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Di TOEFL kita diuji materi listening, reading, dan structure. Ketika Listening ada yang pake headset, ada yang nggak. Beruntung kalo pake headset, lebih jelas soalnya. Range score TOEFL berkisar dari 310 (terendah) sampai 677 (tertinggi). TOEFL ini sering digunakan buat masuk universitas atau lembaga-lembaga pemerintahan. Biasanya kalo mau masuk universitas minimal scorenya berkisar antara 450 sampai 500 tergantung universitasnya. TOEFL juga bisa untuk cari beasiswa, juga untuk mereka yang mau belajar di US. TOEFL itu ada macem-macem , ada TOEFL like (TOEFL abal-abal, cuma buat belajar aja), ada TOEFL Institutional, dan TOEFL Internasional. Untuk dapat beasiswa studi di US biasanya pakai TOEFL Internasional. Kalo mau ambil test TOEFL yang abal-abal paling harganya cuma 50.000, kalo yang Institusional tergantung institusi yang ngadain berkisar antara $27 sampai $30. Dan kalo yang Internasional setahu ane mulai dari $175.

IELTS
            IELTS itu kependekan dari Internasional English Language Testing System. Sebenernya IELTS juga untuk menguji kemahiran kita dalam bahasa inggris. Beda dari TOEFL, tes IELTS memiliki 4 komponen: listening (30 menit ), reading (1 jam), writing (1 jam) dan speaking (12-15 menit). Secara keseluruhan, tes IELTS membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Biasanya IELTS dibutuhin untuk keperluan yang lebih penting dari cuma sekedar pendidikan, seperti pembuatan visa kerja diluar, atau perpindahan kewarganegaraan biasanya harus tes IELTS dulu. Walaupun sekarang juga udah mulai ramai Universitas Eropa, UK dan US mengharuskan nilai IELTS sebagai syarat masuknya. Range nilai IELTS itu dari 1 sampai 9. Dan biasnaya kalo mau masuk universitas yang ada di luar minimal score berkisar dari 5,5 sampai 6,5 gan tergantung universitas dan jenjang yang mau ditempuh (S1 atau S2 atau S3). IELTS hanya satu macam dan itu diakui internasional. Biayanya juga mahal , satu kali test kita bisa ngerogoh kocek minimal 2 juta.

TOEIC
            TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication. TOEIC digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris penutur non-bahasa Inggris dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari di lingkungan kerja internasional.
TOEIC merupakan tes keahlian berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris. Tes TOEIC dapat mengukur kemampuan berbahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan Internasional dalam kesehariannya.
Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis, perdagangan dan industri. Tes ini tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum.

PENGGUNAAN TOEIC
            Tes TOEIC dipandang cocok bagi karyawan atau staf yang menggunakan bahasa Inggris di lingkungannya seperti bisnis, hotel, rumah sakit, restoran, pertemuan internasional, konferensi dan even olahraga. Demikian pula staf manajemen, sales dan karyawan teknik dalam bisnis internasional, perdagangan dan industri yang membutuhkan Bahasa Inggris dalam pekerjaan mereka.
Organisasi yang mempersyaratkan kemahiran berbahasa Inggris bagi karyawannya dan perorangan yang ingin menunjukkan kemampuan mereka memakai bahasa inggris di tempat kerja akan lebih memilih menggunakan test TOEIC.
Banyak perusahaan atau lembaga yang meminta diselenggarakannya TOEIC untuk merekrut, mempromosikan atau menempatkan karyawannya. TOEIC juga sangat bermanfaat bagi lulusan universitas atau pencari kerja yang ingin melengkapi CV mereka, juga bagi siapa saja yang ingin menguji kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

SEJARAH TOEIC
            ETS (Educational Testing Service) mengambangkan tes TOEIC untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam lingkungan bisnis yang digunakan secara internasional. Figur utama pencetus tes TOEIC ini adalah seseorang berkebangsaan Jepang, Yasuo Kitoka. Pada tahun 1970, Kitoka mengusulkan kepada ETS untuk membuat soal tes berbasis bisnis bagi para pekerja Jepang yang bekerja di perusahaan internasional. ETS mulai mengembangkan tes TOEIC pada tahun 1977 dan tes TOEIC pertama kali dilakukan di Jepang pada tahun 1979.
Sekarang berkembang wacana tentang TOEIC yang menggunakan keselarasan standar internasional. Jika di luar negeri, TOIEC sudah sangat populer. Buktinya, dari data yang ada, ternyata tes ini telah digunakan sekitar 10.000 perusahaan di dunia. Mungkin, bisa jadi karena selain berstandar internasional, juga TOEIC yang telah ada sejak 1979.

BENTUK TEST
            Tesnya menggunakan kertas dan pensil, bentuk soalnya pilihan ganda yang menggunakan audio, gambar, dan tulisan (bacaan) untuk mengevaluasi kemampuan bahasa peserta. Tes ini berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 200 butir.
Tes ini terbagi menjadi 2 seksi, seksi 1: listening dan seksi 2: reading.
Seksi 1: Listening
Akan diperdengarkan sejumlah pertanyaan dan percakapan singkat dalam bahasa inggris, dan peserta diminta menjawab berdasarkan informasi yang didengar.
§  Part 1: Gambar (Photographs) terdiri dari 20 soal.
§  Part 2: Pertanyaan – respon (Question and Responses) terdiri dari 30 soal.
§  Part 3: Percakapan ringkas (Short Conversations) terdiri dari 30 soal.
§  Part 4: Dialog singkat (Short Talks) terdiri dari 20 soal.
Seksi 2; Reading
Peserta akan membaca berbagai material dan diminta menjawab pertanyaan berdasarkan  isi bacaan.
§  Part 5: Kalimat tidak sempurna (Incomplet Sentences) teridiri dari 40 soal.
§  Part 6: Mencari kesalahan kalimat (Error Recognitions) terdiri dari 20 soal.
§  Part 7: Membaca (Reading Comprehensions) terdiri dari 40 soal.

Durasi Waktu
Waktu tes adalah 2½ jam, dengan perincian:
§  Seksi 1: 45 menit
§  Seksi 2: 75 menit
Waktu ini mencakup waktu untuk mengisi beberapa form terkait dengan test.

SKOR
Skor TOEIC dimulai dari angka 400 hingga 990.
Ada enam level yakni:
·         level 0/0+ Novice (skor 10-250)
·         level 1 Elementary (skor 255-400)
·         level 1+ Intermediate (skor 405-600)
·         level 2 Basic Working Proficiency (skor 605-780)
·         level 2+ Advance Working Profiency ( skor 785-900)
·         level 3/3+ General Professional Proficiency (skor 905-990).
Seorang calon karyawan biasa minimal harus memiliki skor TOEIC sebesar 400. Sementara seorang calon manajer minimal harus memiliki skor TOEIC sebesar 800.
Seseorang yang memiliki skor TOEIC 405-600 misalnya, dalam mendengarkan mampu mengerti penjelasan yang berkaitan dengan tugas rutin sehari-hari, mengerti pengumuman-pengumuman selama dalam perjalanan dan mengusai percakapan social yang terbatas.
Dalam hal berbicara mampu menerangkan tanggung jawab kerja dan latar belakang akademis serta melakukan diskusi tentang proyek di masa lalu dan masa yang akan datang.
Sedangkan dalam hal membaca masih membutuhkan kamus untuk memahami dokumen-dokumen teknik.
Dan terakhir dalam hal menulis orang yang memiliki level intermediate itu mampu menulis memo pendek, surat komplain dan mengisi formulir aplikasi sederhana.


TEFL
            Mengajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (TEFL) mengacu padapengajaran bahasa Inggris kepada siswa yang bahasa pertamanya bukan bahasa InggrisTEFL biasanya terjadi di negara siswa sendiribaik dalam sistem sekolah negeriatau pribadi di sekolah setelah jam-bahasa ataudengan tutor. Guru TEFL mungkin penutur asli atau non-asli bahasa Inggris.


KUALIFIKASI UNTUK GURU TEFL
Persyaratan kualifikasi bervariasi dari satu negara ke negara dan kalangan pengusaha di negara yang sama . Dalam banyak lembaga adalah mungkin untuk mengajar tanpa gelar atau sertifikat mengajar . Beberapa lembaga akan menganggap perlu untuk menjadi pembicara asli dengan MA TESOL . Sebuah gelar sarjana dalam bahasa Inggris dan sastra juga bisa menjadi nilai , karena memang bisa salah gelar spesialis . Lembaga lain mempertimbangkan bukti kemampuan bahasa Inggris , gelar Universitas dan kualifikasi mengajar dasar untuk menjadi lebih dari cukup. Namun, tingkat kualifikasi akademik tidak perlu kualifikasi yang paling penting , karena banyak sekolah akan lebih tertarik pada keterampilan interpersonal Anda . Untuk pelatih yang ingin memasuki bidang akademik , publikasi dapat menjadi sama pentingnya dengan kualifikasi , terutama jika mereka berhubungan dengan penggunaan bahasa Inggris di bidang Anda . Dimana ada permintaan yang tinggi untuk guru dan tidak ada persyaratan hukum , pengusaha dapat menerima calon dinyatakan tidak memenuhi syarat . Setiap negara berbeda , dan penerimaan tergantung pada permintaan untuk guru bahasa Inggris dan pengajaran dan kehidupan sebelumnya pengalaman guru .
Sebagai aturan umum sekolah akan cenderung memilih kualifikasi yang melibatkan sejumlah besar pengajaran dinilai : sering dikatakan bahwa " Belajar mengajar tanpa kelas praktek adalah seperti belajar mengemudi tanpa pernah menghadapi lalu lintas " kursus pendek dan kursus online . sering kekurangan dinilai praktik mengajar . Pembuat Course telah mengetahui dan telah mulai memperkenalkan program TEFL gabungan yang memiliki unsur pengajaran yang dinilai .
Beberapa fasilitas pendidikan kini menawarkan dua atau tiga sertifikat yang didefinisikan dengan baik bukan satu sertifikat umum . Sebagai contoh, ILT ( Pengantar Pengajaran Bahasa ) - 40 jam , PLT ( Praktek Pelatihan Bahasa ) - 30 jam , dan Melek - 30 jam .
Sekolah bahasa swasta cenderung membutuhkan setidaknya sertifikat berdasarkan berhasil menyelesaikan kursus yang terdiri dari minimal 100 jam . Program besar seperti EPIK akan menawarkan gaji yang lebih tinggi kepada para guru yang telah menyelesaikan setiap TEFL Course , online atau sebaliknya , asalkan program memenuhi persyaratan minimum 100 jam . Kursus TEFL berbasis internet yang berlaku umum di seluruh dunia , dan terutama di Asia , di mana pasar pekerjaan terbesar ada di China , Korea , Taiwan dan Jepang .
Persyaratan usia / jenis kelamin mungkin juga ditemui . Di beberapa negara di luar Eropa dan Amerika , misalnya Timur Tengah , sekolah bisa menyewa laki-laki atas perempuan atau sebaliknya . Dan mereka mungkin hanya mempekerjakan guru dalam rentang usia tertentu ; biasanya antara 20 dan 40 tahun . Siapapun di bawah 19 mungkin dapat mengajar TEFL , tetapi biasanya hanya dalam situasi relawan , seperti sebuah kamp pengungsi .

Komentar

Postingan Populer